Showing posts with label Colleges Days. Show all posts
Showing posts with label Colleges Days. Show all posts

Wednesday, June 22, 2011

Korban Iklan, Korban Post-an Temen.

Karena makin banyak aja orang yang ngepost tentang "Ini cerita ku, bagaimana ceritamu?", sebagai respon dari iklan makanan instan yang lagi booming itu, gue menjadi salah satu korban iklan, dan korban post-an temen-temen yang nge-post hal sejenis, yang berkeinginan buat ngepost hal yang sama.

Tapi sayangnya yang mau gue ceritain bukan tentang makanan instan yang mem-booming-kan slogan "Ini ceritaku, bagaimana ceritamu?" itu, tetapi tentang snack makanan ringan yang biasa disebut sebagai wafer.

Wafer apa?
Penasaran?

Liat dulu cuplikan ceritanya.


Cerita ketertarikan gue sama wafer ini itu muncul pada saat gue baru pindah ke SMA yang jadi almamater gue sekarang. Dulu di SMA gue yang lama, gue sama sekali ga doyan makan-makanan manis bungkusan gitu. Kenapa? Karena ga ada yang jual *krik-krik*. Karena yang jualan makanan ringan kayak gitu bisa dibilang jarang di SMA gue yang lama.

Akhirnya gue pindah deh ke SMA yang harus nyebrang pulau jaraknya.

Di SMA gue yang terakhir ini yang jualan makanan ringan juga sebenernya dikit, paling banyak juga cuman 2. Tapi karena kantin yang jual makanan beratnya dikit juga, jadi masih keliatan lah jejak-jejak yang jualan makanan ringan. Dan berhubung waktu kelas dua belas gue dulu mengharuskan seluruh siswanya asrama, jadi lah kantin yang berada tepat di dapur sekolah itu menjadi tempat sasaran menumpahkan hasrat kelaparan serta dahaga *apasih selama setahun ga sampe itu.

Okeeeee, pertemuan pertama gue dengan wafer itu adalah ketika temen gue ada yang iseng-iseng beli makanan ringan yang bungkusnya warna merah featuring silver. Gue baca tulisan merek nya, **********. Oh oke dari namanya sudah mengandung hal-hal berbau asin dan ketika itu gue juga ngambil makanan ringan yang kebanyakan mengandung glukosa itu. Akhirnya tergoda dengan kata-kata asin dalam kemasan, jadi lah gue beli satu.

Sampe kamar asrama, gue makan tuh makanan ringan bareng temen-temen gue, kecuali makanan ringan merah featuring silver itu belum gue sentuh sama sekali. Gue liat temen gue udah makannya, oke sepertinya baik-baik aja. Dan akhirnya gue buka juga tu bungkusan 'unyu' merah featuring silver, jadilah gue dapet wafer kuning, wafer coklat plus plus plus coklatnya (kebayang wafer apa? Yang udah kebayang gue kasih hadiah deh, cepe').

Eh, ternyata, enak.

Dari situ lah gue ketagihan tu wafer.

Jujuran aja ya, gue baru seminggu ini makan tu wafer, gara-gara dibawah tekanan UAS di kampus yang mengakibatkan gue stres sehingga nafsu gue buat makan itu meningkat drastis. Padahal sebelumnya gue diet abis-abisan.

Gue mulai ketagihan lagi ketika gue mau berangkat les algoritma dan pemrograman di Palembang.

/* Bagi yang bukan orang Palembang, mari saya jelaskan terlebih dahulu.
Saya, sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi negeri di Palembang yang memiliki nama Universitas Sriwijaya ini, bukan berasal dari kota Palembang, melainkan kota - Palembang - sananya - lagi, tepatnya di Muara Enim.
Saya sebagai mahasiswa datangan, mengharuskan diri saya untuk nge-kost di daerah deket kampus yang tepatnya juga di kota - Palembang - sananya - lagi - tapi - cuma - sejam - perjalanan yaitu Indralaya.
Sekian penjelasan singkat saya sekian dan terima kasih.*/

Gue mampir dulu ke warung deket kost-an, alesan pertama sih mecahin celengan-eh-duit, karena pak polisi bilang di stiker yang ditempel hampir di setiap bis kalo mau bepergian pake kendaraan umum itu mesti nyiapin uang pas. Karena alesan gue takut ditangkep karena gue lolos razia orang cantik waktu itu #plak jadi lah gue jajan dulu sekalian mecahin duit.

Eh, gue liat tu si unyu merah featuring silver.

Berhubung di warung itu tinggal 2 lagi, ya udah gue sabet aja tu 2 wafer unyu.

Sejak saat itu, gue beli tu wafer unyu sepaket yang berisikan 10 wafer unyu, dan untuk minggu 4 hari ini gue udah makan 2 paket-ga-sampe wafer unyu demi memuaskan nafsu lambung gue yang kelaparan.

Sekarang di meja belajar gue ada sisa 3 bungkus nih, mau?

Ini ceritaku, apa ceritamu?

Thursday, March 24, 2011

#MyMidniteSonata

According to the title above, these thoughts happened when I woke up in the middle of the night, between the - living - me and the-death-me.

Mind checking this out?


I heard a story, of a child, lingering for attention and careness.
Living among sorrow and sad fate that person must face.

I listen to the story, of that person, and my heart beating fast.
I don't know how to react nor giving solving words.

I thinking about everything, right here and right now.
Comparing the stories of mine.



I turn on the music player, choose the song I wanna hear.
"Because I'm Weary."
Because I'm tired about certain things.

I plugged on my pink-starry headphone, fit it to my ear.
Love song played.
Directly think about lovely things, every lovely things.


And my words come out.
And become a song, song of my mixed midnight's feelings.
That's my midnight sonata.

"Thank you, I never been like this before."
"I've never wanted anyone to know my stories, yet you know it."
"Sorry, but I have some secrets that I don't wanna share."
"It's not big, though. I'm sure you'll think that's an usual problem."

"I wanna be a rhythm, that will complete the blues."
"I wanna be a melody, that will come out from musical score beautifully."
"I wanna be a musical tone, that will turn out to a great resonance concerto."
"I wanna be, but I can't be. And I wish to be."

#MyMidniteSonata

Thursday, March 17, 2011

Shocking moments.

Cast:
- Putri
- Kaltri (Temen Kostan)
- Mr. E (Temen Putri dan Kaltri. Sepertinya sedang melakukan PDKT pada Kaltri. Putri cuma bisa senyam-senyum)


Kejadiannya terjadi pada tanggal 13 Maret 2011.

Putri terbangun lebih dulu. Kira-kira jam 4.30 pagi sudah membuka matanya. Ngucek-ngucek mata, merenggangkan badan, mengumpulkan nyawa, memeriksa ponsel, tidur lagi. Tapi beberapa menit kemudian bangun lagi.

Putri yang sedang rajin pun melakukan pembersihan di rumah kedua nya itu.
- Nyapu
- Ngepel
- Cuci Piring
- Sholat subuh

Kaltri pun bangung setelah mendengar Putri grasak-grusuk. Setelah melakukan aktivitas paginya, Kaltri pun bergabung dengan Putri melakukan pembersihan.

Tujuan kami bangun pagi?

#ApaAjaBoleh :P

Kita ada les bahasa Jepang jam 10.00 WIB di rumah sensei kami tercinta yang jaraknya dua jam perjalanan dari kost-an kami.

Kami pun bersiap-siap.

Eh, ponsel Putri bunyi.
Dari temen kampusnya.

"Put, kami ke rumah ya. Pinjem buku catetan ekonomi."

Putri masuk kamar, mencari buku yang dimaksud, kemudian membalasnya pesan.

"Ketemuan di depan gerbang komplek aja ya."

Sesampainya Putri dan Kaltri di depan gerbang komplek, orangnya ga nongol-nongol.

Tinggal aja deh.

Eh.

Ketemu juga deng.

Mereka ngejer-ngejer kita sambil berlari-lari mengeluarkan peluh #lebai.

Ga deng.

Mereka sampe pas sebelum bis yang Putri sama Kaltri tumpangin pergi.

Sampe deh buku catetan ke tangan mereka, congrats. #ApaSih.



Perjalanan satu jam pertama, Indralaya - Palembang = membosankan.


Sampe deh di halte TransMusi JPO Pusri.

Dapet TransMusi, langsung ke tempat sensei.

Belajar.

Materi banyak yang dikasih.

Ga muat lagi di otak.

Putri pun dengan kalap menghabiskan cemilan yang disediain sensei, diikuti dengan Kaltri.

Saking stresnya kali ya.

Gatau deh.


Selesai les, Putri sama Kaltri rencana ke PIM.

Nah, sebelum pergi ke PIM ini, Kaltri sebenernya diajak Mr. E nonton.

Berhubung Putri sama cowoknya ga jadi nonton, jadi Kaltri-nya ga mau nonton juga.

Ngomong deh Kaltri sama Mr. E.

"Aku ga bisa ke PIM hari ini, mau latihan paduan suara."

Mr. E = "Yaudah, kapan-kapan aja ya."

Eh, tau-taunya Mr. E buat status di FB nya.

"Semua rencana hari ini gagal total."

Usut punya usut, Mr. E udah lama suka sama Kaltri.

Tapi entah lah, lebih baik jangan GR dulu.
Padahal udah terbang sih.
Haha.


Sampai lah Putri dan Kaltri di daerah Bukit, daerah tempat Kampus tercinta.

Sesampai di depan halte Padang Selasa.

Putri: *mikir* "Itu kan Yodha (Yodha itu adalah temen satu sekolah Putri dan Kaltri waktu SMA)

Kaltri
: *gelagapan* Ada Mr. E!

Putri: *ikut gelagapan* *panik* *deg-deg-an*

Untung kondisi TransMusi waktu itu penuh, jadi ga langsung ketahuan.
Dan emang ga ketahuan sampe ke halte terakhir.
Haha.

Selama perjalanan.

Putri: "Baru ngerasain yang namanya karma bohongin anak orang ya."
Kaltri: "Iya."


P.S:
Jangan batalin janji ke orang lain kalo ga mau kena karma.

Garing?
Gue juga ngerasa garing.
-____-"

Well, this events was a proof that, how funny the love is.

:D

Catatan Harian Opdik Fakultas Ilmu Komputer

SERENITY HOMEPAGE
-Catatan Harian Mahasiswa Plin-Plan-
Heran kenapa plin-plan? Gue sendiri aja gatau :P.

August, 3rd 2010.
Dear beloved red note book.

Sebenarnya gue udah ga begitu sering tulis-tulis diary kayak gini. Berhubung opdik UNSRI Fakultas Ilmu Komputer, fakultas yang gue tempatin sekarang sampe empat tahun ke depan, mengharuskan menulis diary, yaudah nurut aja deh.

Dan kayaknya baka jadi kebiasaan baru nih, wohooo ~.

Opdik hari ini berawal dengan bangunnya diri gue dari dunia mimpi jam 03.57 a.m. Tiada alarm yang lebih baik selain dibangunin oleh Allah SWT, yippi! Belum sepenuhnya bangun, gue memutuskan untuk guling-guling sebentar, merem-melek, ngucek-ngucek mata, dan ujung-ujungnya gue ke dapur, cuci piring.

Cuci piring beres, mandi. Abis mandi, siap-siap. Sarapan pempek pake cuka super pedes. Tibalah waktunya gue berangkat ke UNSRI Bukit untuk mengawali petualangan gue selama empat tahun ke depan.

Karena yang baru kenal cuma dikit pas TechMeet hari Minggu tanggal 1 Agustus kemaren, mukanya juga ga begitu inget, jadilah gue nyasar sama anak-anak Fakultas MIPA, yang gue kira anak-anak fakultas Ilkom. Untung sempet nanya itu rombongan fakultas mana.

Setelah nganar-nganar nunggu temen yang ditunggu ga dateng-dateng, jadilah gue meneruskan perjalanan ke sebelah gedung diploma komputer. Yang ngumpul perkelompok. Mendadak amnesia, gue lupa temen-temen kelompok gue siapa aja. Eh, terus nemu deh, di kolong jembatan.

Kenalan sama temen-temen baru. Seru. Ada berbagai macem orang. Dari A sampe Z. Perjalanan di bis Palembang-Indralaya berlangsung lesu, karena pemandangannya cuma ada rumput yang bergoyang.

Sampe di auditorium UNSRI, pertamanya sih semangat ’45, gue dengerin kata per kata yang diucapin Bu Rektor, pidato gue dengerin, masuk telinga kanan kiri, ga keluar-keluar. Karena bosen, keluar deh. Pas promo UKM, fakultas ilmu komputer dengan bangganya piknik di luar audit. Hahaha. Sayang makanannya ga ada.

Pulang dari UNSRi, Rifka, temen se-bis sama temen sekelompok gue, udah ga bisa nahan rasa kantuk lagi dan mulai lah dia nge headbanging (baca: tidur).

Sampe deh di UNSRI Bukit, gue nongkrong di di depan ATM Bank Sumsel depan gerbang nunggu temen balik. Dan beberapa menit kemudian, Septi dateng, transmusi – yang seharusnya jadi transport kita balik sore itu – pergi dan tak pernah kembali. Baru sadar udah jam 6 dan transmusi udah pada mogok.

SKSD, kami mulai beramai-ramai mencoba peruntungan, balik naik angkot. Alhamdulillah ga nyasar.

Udahan ah, kedinginan. Brr ~



Putri Kurnia N.
1st day of college days.