Showing posts with label Love Life. Show all posts
Showing posts with label Love Life. Show all posts

Tuesday, October 11, 2011

My First Book: Rainbow - When Tears Become One Big Smile


Introducing my first book: "Rainbow - When Tears Become One Big Smile"

Sekilas tentang Rainbow :)

"Ketika hujan turun...

Apa yang kalian pikirkan di benak kalian?

"Yah, hujan. Jadi ga bisa kemana-mana, kan..."

atau

Kalian akan membuka jendela kamar kalian dan menikmati turunnya hujan yang makin deras itu?

Aku?

Aku menikmati tiap rintik hujan yang makin deras tiap detiknya.

Yah, walaupun tidak tahu kapan hujan ini akan berakhir, atau apakah hujan ini akan menjadi badai disertai petir, atau bahkan, aku akan ditenggelamkan hujan ini, aku tidak tahu...

Yang pasti aku tetap percaya...

Habis hujan itu, pasti ada pelangi :)"


Mengisahkah perjalanan Aliana Rosa Maria menuju kedewasaannya. Bagaimana Aliana melewati 'hujan'nya? Apakah kehadiran orang-orang terdekatnya bisa membantunya melewati 'hujan'nya? Atau justru menjadikan hujan tersebut menjadi badai?

Semuanya ada di Rainbow - When Tears Become One Big Smile :)

only at Nulisbuku.com

Sample #Rainbow
Sample Rainbow - When Tears Become One Big Smile

Untuk pemesanan bisa langsung mention di akun Twitter saya @putrikn atau klik link di atas :)

Get it, fast!

Wednesday, June 22, 2011

Magic beyond "Quotes". - Part Two

Nyambung dari post-an gue sebelumnya, post-an kali ini ada beberapa quotes dari @TheNotebook. Lumayan banyak yang gue ambil dari sini, karena quotes yang perdana gue liat dan langsung bagus ada di akun ini. Enjoy ~

1. "I can't promise you a perfect relationship, but what I can promise you is that if you're trying, I'm staying."

- "Aku tidak bisa menjanjikanmu hubungan yang sempurna, tetapi hal yang bisa aku janjikan adalah, jika kamu mencoba, aku akan tetap disana."
Bagi kamu yang lagi mempunyai hubungan khusus dengan siapa pun, ya singkat kata pacaran, gue saranin jangan ngumbar janji. Jangan sampe jadinya cuma OMDO atau OMong DOang. Kalo emang kamu serius pacaran sama yang kamu pacarin sekarang, janji dalam hati kamu masing-masing, kalo kamu itu 'bakal berusaha ngebahagiain pacar', 'berusaha untuk tetep stay disamping pacar kamu, kapanpun'. Ngomong boleh, niat jangan lupa.

2. "Every girl has 3 personalities = 1) When she's with her family = 2) When she's with her friends = 3) When she's with HIM." 


- "Setiap perempuan mempunyai 3 kepribadian = 1) Ketika dia dengan keluarga = 2) Ketika dia dengan teman-temannya = 3) Ketika dia dengan pacar."
Ini fakta. Contoh deket, gue. Ketika gue sama keluarga, gue jadi pendiem, ga banyak omong, kalo dirumah jadi pemales, dan suara pun mengecil karena jarang ngomong. Ketika gue sama temen-temen gue, gue jadi talkative, suara paling gede, rajin kadang males. Dan ketika sama dia, gue jadi manja, egois, dan hal-hal childish lainnya.
Kalian tau kenapa? Hal-hal yang kayak gini dipengaruhi oleh suasana.
Di keluarga, gue jadi banyak diem dan pemales karena sebagian besar keluarga gue ada tukang ngomong, bukan tukang ngomong yang negatif, tapi kebanyakan anggota keluarga gue itu supel. Jadi karena gue merasa suara gue tersaingi, gue lebih banyak diem. Dan kadang kala sifat keluarga gue yang kayak gitu mengakibatkan gue sering dikata-katain, tentang cowok lah, apa lah yang pantes dikatain (sekali lagi bukan dikatain negatif), jadi gue lebih memilih untuk diam. Dan gue jadi pemales karena keluarga gue itu ruameeeeee! Jadi apa-apa ada semua yang ngerjain dan gue nya mendep di kamar.
Di lingkungan pertemanan gue, gue lebih banyak omong. Kenapa? Karena kalo lebih banyak diem nya, kita ga bakal eksis. Dan kalopun eksis pasti gara-gara kita dijauhin temen-temen karena kita kesannya tertutup dan ga mau bergaul. Apalagi dalam kegiatan perkuliahan, dan bentar lagi mau kerja. Sosialisasi mesti diutamakan untuk bantu kita memperluas channel kita pas di dunia kerja nanti. Okeeeeeei diem itu emas, tapi itu di perpus, dan di beberapa hal yang mengharuskan kita buat diem. Tapi untuk hal ini tentunya diem itu ga bakal bawa hasil sama sekali. Jadi, showing up!
Dan kalo gue lagi sama dia, beda lagi kepribadiannya. Kenapa? Karena kebanyakan cewek itu merasa 'tergantung' kalo udah sama orang yang emang dia sayangin. Contoh nya ya, nama kontak itu kalo ga pertama, yang terakhir, kalo ga deket nomer-nomer penting lainnya. Terus kalo ada kejadian apa-apa, pasti ceritanya ke dia duluan, sampe hal-hal yang ga penting sekalipun diceritain. Udah jadi insting cewek untuk tergantung sama cowok. Tapi jangan mentang-mentang cewek jadi tergantung, cowok jadi seenaknya. Ada cowok, yang emang memperlakukan cewek dengan baik, ngomong gini, "Kata ayahku, laki-laki itu harus memperlakukan perempuan dengan baik, karena perempuan yang melahirkan kehidupan.". Gue harap itu ada disetiap hati cowok-cowok.

3. "When people sign up for love, they forget to read the fine print...which says, "not guaranteed to last forever. Pain and tears included."

- "Ketika orang mendaftar untuk mendapatkan cinta, mereka lupa membaca tulisan, "tidak dijamin untuk bertahan selamanya. Luka dan tangis tercakup."
Kalo di Facebook, atau Twitter atau kalo kita mau install software ke PC atau laptop kita, kita selalu harus conteng "I have read the term of services" dan itupun kita males baca dan langsung conteng kemudian next terus sampe finish, ini berlaku juga untuk cinta.
Ketika orang terjun dalam percintaan, ibarat software yang mesti baca terms of services itu, cerita cinta banyak orang sudah memperingatkan kita, tertulis dengan jelas bahwa cinta itu bisa saja tidak berlangsung selamanya, disertai dengan luka dan tangis. Tetapi kita masih aja, terjun ke dalamnya. Kita bodoh? Engga. Kita buta gara-gara ga liat tulisan yang tertulis jelas itu? Engga juga kok. Itu udah jadi naluri bagi kita, sebagai manusia. Jadi, kalo ada dari kamu yang takut sakit hati, ga usah terjun dulu deh ke dunia percintaan, karena tangis dan luka itu udah jadi penyedap dalam dunia itu.

4. "Not all scars show. Not all wounds heal. Sometimes you can't really see the pain that someone else feels."

- "Tidak semua luka terlihat. Tidak semua luka bisa disembuhkan. Kadangkala kamu tidak bisa benar-benar melihat luka yang dirasakan orang lain."
Dalam hati orang lain, siapa yang tau sih? Yang tau cuma diri masing-masing. Walaupun kita berusaha keras sekeras apapun, tetep aja, yang namanya hati dan pikiran kita, bagaimana mekanisme berpikir kita, cuma kita sendiri yang tau. Dan sakit hati nya masing-masing, cuma diri kita masing-masing yang tau. Ada beberapa cerita dalam diri kita yang, biarlah kita sendiri yang tau. Dan kebanyakan cerita yang emang ga usah dibagi ke orang lain. Walaupun ada beberapa orang yang menceritakan kesedihan mereka, cerita disertai tangis, tetep aja, yang paling tau seberapa sedih sih cerita kita itu, adalah kita sendiri. Tapi kita ga bisa mendem cerita kita terus-terusan. At least satu orang, atau ada tempat khusus buat kita untuk menumpahkan apa aja yang kita ga bisa kasih tau ke orang lain. Dan lagi-lagi yang paling mengerti kita adalah Pencipta kita, dan diri sendiri.

5. "I'd rather say iloveyou than I love you because iloveyou has no spaces...no room for lies."

- "Lebih baik berkata akucintakamu daripada aku cinta kamu karena akucintakamu tidak memiliki jarak, tidak ada ruang untuk kebohongan."
Kalo cinta ga ada kebohongan, itu bohong. Karena minimal, dalam cinta itu, ada white lie. Itu juga termasuk kebohongan, walaupun itu kebohongan yang bersifat baik. Untuk quotes ini gue ga bisa banyak komentar. Ini sifatnya berandai-andai. Dan apapun yang bersifat andai-andai itu, tetap saja cuman andai-andai belaka.


Done with part two.
How this unnecessary comments will be necessary for you and open up your mind and soul about poetically love life.

Monday, June 20, 2011

Magic beyond "Quotes". - Part One

Ini adalah beberapa quotes dari akun Twitter @TheNoteboook dan @BoyFacts yang jadi favourites di akun gue. Menurut gue ini cukup "mengena", yang nulisnya seperti emang udah makan asam garam kehidupan atau cuman copas dari akun-akun yang mellow sejenisnya. Whatever lah, gue seneng kata katanya.

Lumayan banyak yang gue jadiin favourites, gue harap ada beberapa yang emang kata-katanya "kamu banget".

Dari @BoyFacts

1. Boyfri(end), Girlfri(end), Fri(end) - Everything has an end, except for LOVE.

Pacar, baik cewek maupun cowok, dan teman, semua mempunyai akhir, kecuali cinta. Gue sendiri juga kurang ngerti cinta tu gimana sih. Cinta itu kompleks. Dan gue, agak sedikit ga setuju sama kata-kata ini. Karena cinta, yang ada di sekeliling gue, bisa ketemu ujung juga kok. Menurut gue, everything has its end. Mungkin lebih cocok kalo dibilang, as long as you live your life. Kita bakal ngerasain sesuatu kalo kita hidup. Kalo kita udah habis, ya udah, kita cuma sampai disitu aja.

2. Every girl has three guys in her life: the one she loves, hates, and the one she can't live without. In the end, they're all the same guy.

Semua cewek mempunyai tiga cowok dalam hidupnya: yang dicintai, dibenci dan orang yang kalo ga ada 'dia', cewek ga bisa hidup. Dan pada akhirnya, ciri-ciri yang dimaksud itu ada dalam satu orang yang sama. Gue percaya kata-kata ini. Tapi karena gue belum ngerasain hal yang sama persis, gue belum bisa memprediksi apakah hal ini emang bener-bener ada. Tapi coba pikir. Kalo orang itu emang bener-bener the one, orang itu bakal menjadi orang yang cewek itu cintai, benci, dan sekaligus penopang hidup. Karena kalo ga ada orang itu, rasanya hampa. Yah, walaupun, dunia percintaan gue belum seberapa, gue yakin, kalo misalnya gue udah nemu the one, gue bakal ngelakuin apa yang kata-kata diatas lakuin. Lo juga, kalo emang lo udah nemu the one. Dan gue harap yang gue jalanin sekarang ini emang yang terakhir.

3. Being single does not mean no one wants you... It just means that God is busy writing your love story...

Super AGREE! Wahai para single, kalian ga boleh ngerasa Tuhan tu ga adil lah, Tuhan jahat lah, karena lo ga punya pacar. Kalo pun lo baru putus atau apa, sedih itu boleh, tapi jangan terlalu terpuruk. Percaya deh, jomblo itu bukan berarti ga laku atau whatsoever yang sejenis dengan itu, tapi itu karena Tuhan lagi sibuk nulis cerita cinta lo yang selanjutnya. Jadi bagi para jomblo dan yang baru aja putus, jangan putus asa. Tetep percaya kalo percintaan lo yang berikutnya bakal lebih indah dari yang sebelumnya. Kalo pun menurut lo pernyataan gue ini salah, jangan langsung nyalahin gue dulu. Kalo pun percintaan lo ga seindah sebelumnya, lo harus introspeksi diri lo masing-masing, kenapa yang lo rasain itu malah lebih buruk dari yang sebelumnya. Biasanya yang ngebuat hal-hal itu makin buruk adalah, lo udah kecanduan sama percintaan lo yang lama, sampai-sampai lo ga ga sreg sama yang baru, jadi timbul rasa comparison, atau membanding - bandingkan. Yang namanya membanding-bandingkan ini sebenernya tabu dalam hal percintaan. Karena berarti kita menuntut sesuatu yang perfect, padahal di dunia ini nothing's perfect.

4. The longest minutes are spent waiting for a text from you. But the shortest minutes in life are spent with you :)

Dijamin lah, yang buat kata-kata ini tu playboy kelas hiu kalo ga Romeo yang baru kesambit playboy kelas hiu itu *apasih*. Kalo ada yang ngungkapin kata-kata ini ke lo, khususnya para cewek, melting boleh, tapi liat dulu yang ngungkapinnya siapa. Kalo yang ngungkapin ganteng, tinggi, putih, pokoke 'pangeran' banget, jangan percaya! Biasanya kalo yang tipe-tipe gini di dunia nyata jarang banget yang serius. Perbandingannya 1:10000 lah. Kalo dia ngungkapinnya sambil guling-guling di jalan raya, teriak-teriak di mall, atau mungkin kayang di kampus, baru boleh lo pikir-pikir lagi. Karena kalo gitu, berarti mereka serius 1000 % sampe berani mempertaruhkan image 'prince-look-alike'nya. Yak intinya yang buat kata-kata ini adalah cowok yang udah ngeblender buku "10000 Kata-Kata Ngerayu Cewek versi Playboy Kelas Hiu", terus diminumnya. Dan akhirnya semua cewek pasti melting juga kalo diginiin. Ckck.

5. Guys, text your girl first cause she'll feel annoying if you don't.

Yah, gue lagi-lagi SUPER AGREE sama kata-kata ini. Tapi gue jamin, gengsi ini hanya berlangsung pas awal-awal acara PDKT atau pas baru-baru jadian. Ga percaya? Tes aja sendiri.
Kalo pas baru-baru jadian, si cewek pasti gengsi mau sms duluan. Contoh kasus nyata adalah temen gue, sebut saja Bunga. Bunga ini baru jadian, belum sebulan. Tapi PDKT nya luamaaaaa banget *menurut gue*, sebulan. Si Bunga ini selalu mengeluh sama gue dan temen gue kalo pacarnya, sebut saja Joko, ga pernah sms sekedar menyapa "Selamat Pagi" atau apa lah. Pas si Bunga lagi ngampus juga, dia pasti galau karena gue dan temen gue selalu smsan pas kuliah *walaupun ga setiap saat*, dan dia engga. Akhirnya gue saranin sama Bunga, lebih baik Bunga omongin langsung sama Joko kalo emang Bunga selalu galau kalo ga nerima sms pagi-pagi. Karena sekedar kabarpun ga ada. Ckck. Kalo kata temen gue "PARBED" (parah beud) yang gini mah. Tapi si Bunga ini masih aja galau. Katanya kalo dia ngomong gitu, berarti ketauan banget kalo Bunga itu ngebet sama Joko. Gue omongin aja daripada lo galau sepanjangan ngeliatin gue dan si pacar smsan mulu tiap kuliah *ini kuliah apa smsan sih ckck*, begitupun temen gue yang status nya pacaran sekelas, dengan kata lain ketemu mulu, pacaran mulu. Dan akhirnya si Bunga ngomong deh sama si Joko. Dan Joko pun merespon positif. Akhirnya Bunga ga galau lagi. Alhamdulillah wasyukurillah. Intinya, wahai para cowok, jangan buat cewek galau dengan ketiadaan kabar dari kalian, walaupun hanya sekedar sms yang berisikan "Selamat Pagi".


Yak, sampai sini dulu Quotes nya. Tunggu part two nya yak. Cya ~

Tuesday, April 12, 2011

Officially Missing You

This thing I wrote on April 9th 2011, in my mobile's note.

Hastag #officiallymissingyou

Each time I don't have any message from you, I'll wonder what are you doing right now and hoping for your message as soon as possible.

Each time I can't connect with you, I'll write this kind of thing and let everybody knows that I miss you right here and now, and I hope I'll always be.

Each time I don't hear your voice is the time I long for lullaby. The voice that can make me save although I found it's hard to breath every night because of the illness.

Each time you play the music I wanna hear is the time I'll feel that you are by my side and listen to the same song, even the distance make us apart.

Wednesday, April 6, 2011

When it comes to "the guy"

"Surely, my feeling rite now is not 'clapped one handed', but 'haven't clapped yet'..."

***

This is about my friend, liking someone, and just now we heard that that someone is liking 'my friend' back.

Well, it's nice to know it, lucky you :)

***

First of all,

I ever, kind of, like this person too.

It was started when we were attending the same class for the next four years.
He has an 'unusual' name, although there are many unique names in our class.
I started to know my classmates individually.


He's smart.
Although there are many smart guys in our class.

Well, guess my feeling is just an admiration.

Then, my 'another friend' tell me that she was ever admire him.

Guess we have a same type about this guy :D


Then, one day in faculty's canteen.

We decided to had lunch together.
Me, my friend, and my another friend.

My friend told us the she dreamed of someone in our class.
She told us that they walked together, and she was happy.

Me, and my another friend were trying to guess who's the guy.
We mentioned all the boys in our class, but she didn't admit one of them.
Until we talked about 'this guy'.
Then she came out the words...
"Well, he is ..."

Ah!
It's him.

We laughed, she turned her head shyly.
LOL


And this afternoon, we heard and unexpected news.

My friend were going out of class with her friend when me and my another friend were talking about next lecture.
Then ten minutes later she came to me.

A : "Hey, I wanna tell you something."
B : "What?"
A : "My friend told me this. It's about when he told you that this guy was flirting me. She said that this guy's friend told him that this guy like me. You know what? It's because I am shy girl. Am I like that?"
B : *keep the laugh* *smiling then poke my another friend, tell her what's going on*
C : *at the same state as 'B'* "Go tell her." *point at our friend*

Well, we happy for you :)

Just now I sent her text,

"Treat us! Guess your love won't 'clapped one handed' then :D."

She replied.

"Well, it's not 'clapped one handed'. But 'the clapped have not sounded yet. :P "


When we are fall in love with someone, everything around us will be filled with flowers when it comes to 'the guy'.
Just like me when I fall for you.
Those 'beautiful words' come out, became 'unnamed love-letter'.
Those status in those social networks, unpredictably going towards you.

When it comes to "the guy", everything become flowery.



*dedicated to my friend(イマ), my another friend(ノヴィタ), our friend(リナ), and you (ワヒユ ヅウィ グナワン ^^)

Thursday, March 24, 2011

#MyMidniteSonata

According to the title above, these thoughts happened when I woke up in the middle of the night, between the - living - me and the-death-me.

Mind checking this out?


I heard a story, of a child, lingering for attention and careness.
Living among sorrow and sad fate that person must face.

I listen to the story, of that person, and my heart beating fast.
I don't know how to react nor giving solving words.

I thinking about everything, right here and right now.
Comparing the stories of mine.



I turn on the music player, choose the song I wanna hear.
"Because I'm Weary."
Because I'm tired about certain things.

I plugged on my pink-starry headphone, fit it to my ear.
Love song played.
Directly think about lovely things, every lovely things.


And my words come out.
And become a song, song of my mixed midnight's feelings.
That's my midnight sonata.

"Thank you, I never been like this before."
"I've never wanted anyone to know my stories, yet you know it."
"Sorry, but I have some secrets that I don't wanna share."
"It's not big, though. I'm sure you'll think that's an usual problem."

"I wanna be a rhythm, that will complete the blues."
"I wanna be a melody, that will come out from musical score beautifully."
"I wanna be a musical tone, that will turn out to a great resonance concerto."
"I wanna be, but I can't be. And I wish to be."

#MyMidniteSonata

Thursday, March 17, 2011

Shocking moments.

Cast:
- Putri
- Kaltri (Temen Kostan)
- Mr. E (Temen Putri dan Kaltri. Sepertinya sedang melakukan PDKT pada Kaltri. Putri cuma bisa senyam-senyum)


Kejadiannya terjadi pada tanggal 13 Maret 2011.

Putri terbangun lebih dulu. Kira-kira jam 4.30 pagi sudah membuka matanya. Ngucek-ngucek mata, merenggangkan badan, mengumpulkan nyawa, memeriksa ponsel, tidur lagi. Tapi beberapa menit kemudian bangun lagi.

Putri yang sedang rajin pun melakukan pembersihan di rumah kedua nya itu.
- Nyapu
- Ngepel
- Cuci Piring
- Sholat subuh

Kaltri pun bangung setelah mendengar Putri grasak-grusuk. Setelah melakukan aktivitas paginya, Kaltri pun bergabung dengan Putri melakukan pembersihan.

Tujuan kami bangun pagi?

#ApaAjaBoleh :P

Kita ada les bahasa Jepang jam 10.00 WIB di rumah sensei kami tercinta yang jaraknya dua jam perjalanan dari kost-an kami.

Kami pun bersiap-siap.

Eh, ponsel Putri bunyi.
Dari temen kampusnya.

"Put, kami ke rumah ya. Pinjem buku catetan ekonomi."

Putri masuk kamar, mencari buku yang dimaksud, kemudian membalasnya pesan.

"Ketemuan di depan gerbang komplek aja ya."

Sesampainya Putri dan Kaltri di depan gerbang komplek, orangnya ga nongol-nongol.

Tinggal aja deh.

Eh.

Ketemu juga deng.

Mereka ngejer-ngejer kita sambil berlari-lari mengeluarkan peluh #lebai.

Ga deng.

Mereka sampe pas sebelum bis yang Putri sama Kaltri tumpangin pergi.

Sampe deh buku catetan ke tangan mereka, congrats. #ApaSih.



Perjalanan satu jam pertama, Indralaya - Palembang = membosankan.


Sampe deh di halte TransMusi JPO Pusri.

Dapet TransMusi, langsung ke tempat sensei.

Belajar.

Materi banyak yang dikasih.

Ga muat lagi di otak.

Putri pun dengan kalap menghabiskan cemilan yang disediain sensei, diikuti dengan Kaltri.

Saking stresnya kali ya.

Gatau deh.


Selesai les, Putri sama Kaltri rencana ke PIM.

Nah, sebelum pergi ke PIM ini, Kaltri sebenernya diajak Mr. E nonton.

Berhubung Putri sama cowoknya ga jadi nonton, jadi Kaltri-nya ga mau nonton juga.

Ngomong deh Kaltri sama Mr. E.

"Aku ga bisa ke PIM hari ini, mau latihan paduan suara."

Mr. E = "Yaudah, kapan-kapan aja ya."

Eh, tau-taunya Mr. E buat status di FB nya.

"Semua rencana hari ini gagal total."

Usut punya usut, Mr. E udah lama suka sama Kaltri.

Tapi entah lah, lebih baik jangan GR dulu.
Padahal udah terbang sih.
Haha.


Sampai lah Putri dan Kaltri di daerah Bukit, daerah tempat Kampus tercinta.

Sesampai di depan halte Padang Selasa.

Putri: *mikir* "Itu kan Yodha (Yodha itu adalah temen satu sekolah Putri dan Kaltri waktu SMA)

Kaltri
: *gelagapan* Ada Mr. E!

Putri: *ikut gelagapan* *panik* *deg-deg-an*

Untung kondisi TransMusi waktu itu penuh, jadi ga langsung ketahuan.
Dan emang ga ketahuan sampe ke halte terakhir.
Haha.

Selama perjalanan.

Putri: "Baru ngerasain yang namanya karma bohongin anak orang ya."
Kaltri: "Iya."


P.S:
Jangan batalin janji ke orang lain kalo ga mau kena karma.

Garing?
Gue juga ngerasa garing.
-____-"

Well, this events was a proof that, how funny the love is.

:D

Dear, the Loveable One (Part 2)

6 th.

You have already let me know your life, even it is a little.
I have let you know my life, as far as I go until I get here.
Can you, keep it as a secret, for me?
Although we’ll separated because of some circumstances, someday?

7th.

I’ve told you, although I smile with my friends, insides, I was crying
I’ve told you, although I looks like that I’m ok, I am not ok.
Can you, cheer me up, even just a little?
I need someone who can cheer me up, right now, right here in the heart.

8th.

I haven’t told anyone, except my best friend, and you.
I haven’t told anyone, because I don’t feel like I need to.
I can stand still, and I’ll proof it.
I can stand up even I’ll fall again sometimes.

9th.

They told me to keep smiling, and I am smiling right now.
They told me to go on with my life, and I am going on with it, until now.
My heart told me that I envy them, but I didn’t.
My heart told me that I’ll lose them, but I’ll keep believes on my own.

10th.

This is the story beyond my life.
I believe we have a different story.
And this is my own.
How about you?


#DearTheLoveableOne - End :)

Tuesday, March 8, 2011

Dear the Loveable One (Part 1)

1st.

I want to say: Thanks a lot.

For replying my feelings, thanks a lot.
For loving me back, thanks so much.
For believe in me, thanks a bunch.

2nd.

I want to say: Determine your dream and let me help you.

To determine your dream from now on, let me help you.
To choose your own way, let me help you.
To pull you off from the sadness since that time, let me help you.

3rd.

I want to say: Let me help you to open up your sleeping happiness.

I really believe everything will becomes happy ever after.
I really believe everything will go on with the right flow.
I really believe I will meet your true smile on the face :)

4th.

I want to say: Just go on.

Just go on, even if there are some obstacle in front of you.
Just go on, even if there will be some darkness behind you.
Just go on, and keep believing.

5th.

I want to say: I will help you, from the bottom of my heart.

It's already my choice, and I will go on with it.
It's already my plan, and I will keep going through.
It's already my way of life, and I will keep walk on this path.


#DearTheLoveableOne

Thursday, February 24, 2011

Dear the dearest one...

Dear the dearest one...

Hello, do you mind be friend me? :)

I already know you, even you don't know me.

Although you never know, but I'll check up on you through your account, every single thing.


Dear the dearest one..

Hello, do you mind be friend with me? :)

I searched all about you, but it seems too hard for me

I am sorry

For searching all about you, without you noticing


Dear the dearest one...

Hello, do you mind if I listen to your heart's scream?

Without you knowing, I really have this hope upon my heart

That you'll tell your story before me


Dear the dearest one...

Is it all right for me,

to, fall in love with you?

I can't say. but...

I write this while I was listening to YUI - I can't say...

***
You whisper in my ear
"We can't go on like this."
But there's something good about us,
I know it.
I'm not gonna give up on you,
But I'm not a little girl anymore.
If I could tell you how much I love you,

Could we be happy? I'm not a hero, you know.
Where I live, none of the hip skirts fit me.
But if you were here, I wouldn't care.
I see you, all confused and alone,
I try to look tough and I try not to care.
While deep down in my heart,
I can't stand seeing you like this.
If I could tell you how much I love you,
What would you do? I'm such a selfish jerk.
If I could tell you how much I love you,
Could we be happy? I'm so scared.
If I could tell you how much I love you,
What would you do? Maybe...
Maybe you'd know the truth...
You know...
***
YUI - I Can't Say...
-------------------------------------
I certainly know that now, I am not the same anymore.
The gaze,
The feel,
The careness.
Those things towards you.
You know? I am glad.
You’ve found out.
I really am.
But,
Is there a chance for me, to go to you?
It’s floating.
The answer is floating.
I can’t randomly guess.
Is it all right for me to be happy?
Or
Is it all right for me to pretend to be happy?
I know you, a bit.
I don’t know if know me, even a bit.
I know you, not too long.
I can guess that you’re the same.
I have a feel towards you.
I don’t know, if you’ll be the same.
I know we are stranger, and I pretend to be ‘friend’
But my feel, is real.
I know, that’s so fast
But I can’t help it
I know, that you need time
So I, will be patient, and wait :)


Tuesday, February 22, 2011

ながれぼし。

Aku duduk dengan bersandarkan dinding warna putih dan menatap ke atas.

"Itu apa, Ma?"

Aku menunjuk ke arah sesuatu yang berwarna putih di antara warna biru-biru yang mendominasi di sekitarnya.

"Itu awan, sayang."

Aku pun menurunkan tanganku, karena aku sudah mendapatkan jawaban dari pertanyaanku tadi.


Waktu pun terus berlalu.
Aku membuka tirai jendela kamar ku, menatap benda hitam yang mendominasi angkasa.

"Kenapa jadi hitam, Ma? Padahal tadi warnanya biru."

"Mataharinya tertidur, sayang. Sekarang giliran bulan yang menjaga kita semua."

"Matahari menjaga kita pada saat langit berwarna biru."

"Sedangkan bulan menjaga kita pada saat langit berwarna hitam."

Aku pun menggangguk.
Tetapi pandanganku tidak lepas dari benda-benda di langit hitam yang berkelap-kelip.


"Itu apa, Ma?"

"Itu bintang, sayang."

"Kamu lihat benda bulat yang bersinar disampingnya? Tugas bintang adalah mendampingi bulan menjaga kita di malam hari."

"Ah! Bintangnya jatuh, ma!"

"Ah, iya juga. Ayo buat permohonanmu."

Aku pun menatap bintang jatuh itu.

"Semoga mama bisa sama aku, selalu."


Di tengah hiruk pikuk debu dan lautan manusia yang memiliki tujuan yang sama pun, aku masih menatap langit malam, walaupun tidak sesering dulu.
Aku pun masih menatap heningnya malam, walaupun sedetik, ketika aku membuka jendela untuk melihat keadaan malam perantauan kami.
Aku pun masih sempat untuk menerawang di sela-sela waktu senggangku yang kupakai untuk menonton film Korea favoritku, atau ketika aku sedang memasang headphone ku dan menekan tombol play aplikasi musik di notebook-ku.

Berbagai pikiran pun seketika berkelebat jadi satu ketika aku menerawang - entah menatap apa - walaupun hanya beberapa detik.

Berbagai hadiah dari Tuhan, disertai dengan cobaan yang datang mengiringi di belakang.

Terkadang setetes air jatuh dari pelupuk mataku ketika aku mengingat hal-hal yang membuatku sedih.

Dan ketika saat itu muncul, aku pun membuka tirai jendelaku dan menatap langit malam.
Menatap kerlap-kerlip yang menemani bulan.

Aku pun mencoba untuk tidak memohon pada bintang, seperti saat aku kecil dulu.

Aku mencoba menganggap sang bintang sedang menghiburku, dengan kerlap-kerlipnya.

Sudah sedikit terhibur, aku pun memasang headphone yang terletak tepat di samping notebook ku.

Kutuliskan beberapa patah kata dalam status di sebuah jejaring sosial yang kemudian aku tekan tombol backspace

Aku kangen mama.

Tak lama setelah itu, aku pun menuliskan status lain sebagai pengganti.
Aku pun bercengkrama dengan teman-teman dunia maya-ku.
Tak lama, ponselku menjerit.

Kulihat layarnya.

1_Omma

"Halo, Mama?"

"Lagi apa, Nak?"

Dan aku pun menutup notebook ku.

もしもし, A- さん :)

I don't know for sure how long it takes

But I really sure that this kind of feeling that I feel right now is right

This feeling just heading out towards you


I don't know for sure when this feeling comes out

But I really sure that this kind of feeling that I feel right now is nice

This feeling just bursting out for you


I am not sure if is it right to keep this feeling

We are strangers, we don't know each other

Even though we are stepping down the same floor

I am just watching you passing by


I am not sure if it is nice to keep this feeling

We even don't know how to greet each other

Even though we are using our notebook in the same roof

I am just watching you standing by


I am not in hurry, really.

Can you, be friend with me?

:)

Sunday, September 6, 2009

I'm not perfect

Hei bloggers :D

Lama juga ga nulis di blogspot.
Lagi mikir buat cerpen, apa cerbung, apa novel singkat gue juga gatau lah.
Yang jelas ge masih butuh penilaian, jadi visit www.hymnhime.multiply.com aja ya :D



Gue pernah baca di novel,
"Jangan pernah berubah karena orang lain, tapi harus karena diri kita sendiri."

Gue rasa kata kata ini mengena banget.

Ada beberapa hal, apalgi dalam love life.
Kadang, pacar kita ataupun siapa pun, kalo sudah mengetahui sifat jelek kita, pasti nyuruh berubah.


"Lo ubah deh sikap lo yang kayak gitu."

pasti orang orang pada ngomong gitu kan?

Well, we're humans, nobody's perfect.
Ga ada yang sempurna.

Menurut gue, ketika orang tersebut nyuruh kita berubah, kita terima aja.
Toh, nanti diserahin ke kita juga, mau berubah apa ga.
Tergantung situasi, kondisi juga.
Apakah kita emang pantas berubah karena alesan yang dikasih orang tadi benar apa salah.
Kita ga akan pernah tau.


Well.
Buat someone special :)

Maaf, kalo emang aku kayak gini.
Maaf kalo aku emang ga bisa dewasa dalam hal hal tertentu, tapi itu semata-mata untuk mencari perhatian kamu.
Selama tenggang waktu yang lalu itu, aku merasa kehilangan.
Apalagi, ditambah dengan kedekatan kamu dengan yang lain, itu membuatku jauh lebih kehilangan.

Maaf, kalo memang kesannya aku itu pencemburu.
Tapi, setelah beberapa waktu kita lalui bersama itu, entah kenapa rasa itu seperti tidak mau pergi lagi.
Aku terlalu takut untuk melepas mu.
Ya, mungkin aku dulu memang terkesan cuek.
tapi itu dulu
entah ada apa dengan yang sekarang
Aku sendiri saja bingung.

Maaf kalau memang kesannya aku posesif.
Aku cuman ingin menjaga perasaan yang sekarang, walaupun caranya salah.

From the bottom of my heart.

Sincerely,

Putri :)

Tuesday, May 5, 2009

My little confession.

Hi dunia blog.
Lama ga nulis.
Bingung aja mau nulis apa.
Berhubung lagi ada yang mau dicurhatin, jadi nulis deh. Padahal besok mau ada ulangan matematika. Bodo ah paling juga ujung ujungnya nangis gara gara ga bisa.

Huft...
Ok , start.

1. When I broke up with.
"Put, kao ngeraso dag mun dio deket kao, kao tu cak cuek nian samo dio?"
Deg! Nerima pertanyaan gini, uda bad feeling aja gue.
Iya ya, kalo dipikir, kalo di deket dia, gue bawaan nya keseringan males gitu.
Tapi sekalinya jauh, pinginnya konteeeek mulu. Pingin deket mulu bawaannya.
Bingung.
Tapi, dipikir lama, gue uda banyak nyakitin dia kok. Dengan sikap gue yang gimana sama dia.
Dan bego nya, gue baru sadar sekarang!
Tolol! Bego! Bodoooh!
Yauda, uda ngerasa ga enak aja gitu.
Berhubung gue saat itu juga lagi deket lagi sama orang lain, memperkuat keinginan gue aja buat ngelepas.
Yauda, lepas dah(emang singa lepas).
Sejak temen gue ngomong kayak gitu ke gue, sumpah, ga enak gue.
Kayak kesalahan dateng dadakan secara langsung semua ngehambur ke gue.
Maaf
maaf
maaf
maaf banget

emang, mungkin maaf ga cukup buat maafin perbuatan gue yang buat temen temen lo sampe mojokin gue, sedemikian rupa.
Iya, gue pantes digituin.
Gue pantes diejek ejek, dikatain sesuai yang lo sama temen lo mau.
Walaupun, di hati gue, ga seneng gue digituin.

2. Feeling any lost.
Udah lah. Baru ngerasa kehilangan sekarang.
Bego lah.
Bego
bego
bego
gue bego dalem ngambil keputusan.
Bener kata temen gue, gue terlalu cepat.
Terlalu cepat memutuskan.
Gara gara perasaan deket yang cuma sesaat aja, buta semuanya.
Bego.
Dan sekarang apa yang gue punya?
Ilfil.
Ilfil sama seseorang yang jauh disana itu.
Ga ada perasaan lagi buat dia.
Yang ada cuma kesel, marah, emosi.
Tapi percuma di luapin ke dia, toh dia nya ga ngerti dan dia nya juga ga salah apa apa.
Gue yang salah
SALAH!
Sekarang gue ngerasa nyesel, kehilangan juga.
BODOH!
Percuma put nyesel juga, keadaan ga akan berbalik!

3. Just now
Yah, gue kena skak mat deh.
Gue jadi tersangka, gue jadi pihak jahatnya.
Dia nyadarin gue, tadi.
Yaa, tadi saudara saudara..
Tapi lebih baik lah, daripada ga diingetin sama sekali, entar gue makin liar lagi. Kapan gue berubah.

Sekarang apa yang gue dapet?
Nyesel ?
Kehilangan ?
Muna lo put.

Ga bisa lagi gue narik kata kata, perbuatan yang udah gue lakuin.
Itu cuma bakal nambah panjang masalah.

Gue ga mau hal yang lalu terjadi lagi.
Gue ga mau ...

Still regreting that day.
Still have a feeling on you.
Still waiting, for the right one.

Ya Allah, jika aku memang masih diberi kesempatan.
Aku ingin memperbaiki, bersamanya.